Sista, macam-macam bentuk permainan bersama anak balita
Dunia balita adalah masa di mana anak-anak yang berusia 2-5 tahun
bermain sambil belajar. Dengan bertambahnya usia anak maka bertambah
pula rasa keingintahuannya. Oleh karenanya anak-anak belajar mengenal
dunia sekitarnya melalui bermain.
Sebagai orang tua tentu kita perlu memberikan permainan yang bukan
hanya membuat anak menjadi tidak mudah bosan dan terhibur tetapi juga
permainan yang dapat membuat anak selalu aktif sehingga tubuhnya sehat
sekaligus permainan mendidik yang membuat anak cerdas.
Ada berbagai macam jenis permainan kreatif yang orang tua bisa lakukan
bersama anak-anak di dalam rumah maupun di luar rumah. Bermain bersama
anak memberikan dampak positif dalam perkembangan jiwa anak dan melatih
kecerdasan emosionalnya karena dapat mempererat ikatan kasih sayang
antara orang tua dan anak.
Ada beberapa hal yang sebaiknya orang tua perlu perhatikan dalam bermain dengan anak :
:: Jenis permainan bagi balita sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kemampuannya.
:: Pilih permainan-permainan yang aman dilakukan anak, jauh dari bahaya
tenggelam dalam air, bahaya luka karena alat main yang tajam, dan
pastikan alat bermain tidak mengandung bahan beracun.
:: Sebaiknya ukuran alat bermain dicari yang sesuai dengan usia anak,
misalnya untuk anak usia 2 tahun pilih benda yang tidak terlalu kecil
yang dapat membuatnya mudah masukkan ke mulut dan membuatnya tersedak.
:: Perhatikan pula aspek kebersihan dari alat-alat permainan maupun tempat yang digunakan untuk permainan.
:: Permainan yang baik bagi anak adalah jenis permainan yang dapat
membuat balita tumbuh aktif dan sehat, merangsang kemampuan otaknya,
merangsang kemampuan emosional dan sosialnya.
- Usahakan cari peraturan permainan yang mudah diingat dan dimainkan
oleh anak.
:: Anak-anak usia dibawah 5 tahun biasanya tidak suka permainan yang
memakan waktu lama dan rumit untuk dimainkan.
Orang tua sebenarnya tidak perlu bersusah payah merogoh kocek membelikan
mainan-mainan yang mahal bagi balita untuk membuat acara bermain
bersama anak menyenangkan.
Beberapa benda yang dipergunakan sehari-hari di rumah atau makanan yang
anak-anak makan sehari-hari sebenarnya bisa dipergunakan dalam bermain.
Permainan-permainan ini bisa dilakukan di dalam maupun di luar rumah dan
dapat dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan.
Permainan bisa dilakukan secara perorangan atau kelompok dalam acara
ulang tahun anak bersama teman-temannya, perlombaan pada hari perayaan
kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus atau kegiatan bermain di
Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) atau Taman bermain Kanak-kanak (TK).
Untuk lebih jelasnya, yuk simak beberapa jenis permainan yang dapat memberikan inspirasi bagi orang tua bermain dengan anak-anak dibawah
ini.
Macam-macam bentuk permainan kreatif untuk balita yang dapat membuat
anak gembira, merangsang kemampuan motorik halus, motorik kasar,
kemampuan emosional, kemampuan bersosialisasi, berbicara dan daya
berpikir :
:: 1. Sambung kata
Cara bermainnya mudah karena tidak membutuhkan alat bantu apapun. Anda
bisa meminta anak pertama memulai permainan dengan mengatakan "saya",
lalu anak kedua menambahkan satu kata menjadi "saya suka", lalu
selanjutnya kata disambung oleh anak selanjutnya menjadi "saya suka
bermain", dan begitu selanjutnya sehingga dari satu kata menjadi satu
cerita yang panjang.
Permainan berakhir ketika ada anak yang lupa dengan susunan kata-kata
di cerita. Permainan ini baik untuk memperlancar kemampuan berbicara
anak dan bermanfaat bagi pertumbuhan otak anak karena merangsang daya
ingat anak.
:: 2. Tebak benda dalam kantong
Permainan ini membutuhkan beberapa hal seperti kantong yang tidak tembus
pandang dan benda-benda atau makanan yang ada di rumah yang biasa
dipergunakan sehari-hari. Misalnya mainan anak seperti mobil-mobilan,
sisir, buah jeruk, penggaris, pensil, buku, sendok makan dan lain
sebagainya.
Cara bermainnya sangat mudah yakni masukkan semua jenis benda atau
makanan yang Anda pilih. Minta anak Anda untuk menutup matanya (bisa
juga menggunakan penutup mata) lalu memasukkan tangannya ke dalam
tas/kantong dan menebak benda yang diambilnya.
Anak diperbolehkan untuk memegang, meraba, dan mencium benda atau
makanan tersebut untuk sesaat sebelum menebaknya. Bila tebakannya benar
maka anak bisa memiliki benda atau makanan tersebut. Permainan ini
dapat merangsang motorik halus anak melalui kegiatan meraba benda dan
melatih indera penciumannya.
:: 3. Lempar tangkap tendang bola
Gunakan bola pantai yang berukuran kecil atau sesuai dengan usia anak
Anda. Cara bermainnya sangat sederhana yakni lempar bola ke anak dan
minta ia untuk menangkap bola tersebut dan melempar bola tersebut
kembali ke Anda atau ke anak lain.
Anda juga bisa menendang bola ke anak dengan lembut dan minta ia untuk
membalas tendangan bola. Kegiatan melempar, menangkap, dan menendang
bola pantai ini selain menyehatkan tubuh balita karena membuatnya
aktif juga melatih daya konsentrasi dan penglihatannya.
:: 4. Ingat bermacam jenis benda
Permainan ini membutuhkan beberapa hal seperti benda-benda atau
jenis-jenis makanan yang ada di rumah yang biasa dipergunakan
sehari-hari. Misalnya saja sendok, garpu, cangkir, buah pisang, wortel,
buku, boneka dan lain sebagainya.
Permainan dimulai oleh Anda yang meletakkan berbagai macam jenis benda
atau makanan di atas lantai. Persilahkan anak-anak untuk melihat dan
menyentuh benda-benda tersebut. Minta anak-anak untuk mulai mengingat
semua jenis benda yang ada dihadapannya.
Setelah beberapa menit minta anak untuk bersiap-siap dan tutup
benda-benda tersebut dengan sebuah kain taplak yang besar.
Berikan satu lembar kertas dan pensil kepada setiap anak atau kelompok.
Selanjutnya berikan waktu kepada anak-anak untuk menuliskan atau
menggambarkan benda-benda apa saja yang baru dilihatnya.
Permainan ini melatih daya konsentrasi dan indera penglihatan anak.
Bila permainan dilakukan dengan cara berkelompok maka dapat melatih
ketrampilan anak untuk mampu bermain dan bekerjasama dalam tim dengan
anak-anak lainnya. Pemenang permainan adalah anak atau kelompok yang
mampu mengingat benda-benda paling banyak.
:: 5. Patung musik
Permainan ini hanya membutuhkan musik dari radio, telepon genggam, atau
TV sebagai alat bermain. Jangan lupa untuk menyampaikan peraturan
dengan jelas kepada anak-anak sebelum peraturan dimulai. Permainan
dimulai dengan memutar musik anak-anak dan minta anak-anak untuk
berjoget dengan goyangan yang lucu.
Hentikan musik mendadak dan minta anak-anak untuk berhenti bergoyang
saat itu juga dan sanggup menjaga posisi gaya kaku seperti patung
sampai musik kembali diputar. Anak-anak kembali berjoget ketika musik
diputar lagi, begitu seterusnya sampai didapat satu pemenang.
:: 6. Susun gelang besar, gelas plastik atau kardus kotak berwarna menyolok
Permainan menyusun gelang bertumpuk dari ukuran yang kecil sampai besar
dapat melatih daya berpikir balita. Pilih gelang mainan dengan
warna-warna cerah. Sambil bermain dengan si kecil, orang tua juga dapat
mengenalkan nama-nama warna kepada anak.
Bila Anda tidak memiliki gelang bermain plastik untuk anak di rumah,
Anda bisa memberikan beberapa gelas plastik berwarna menyolok untuk anak
lalu minta anak untuk menyusunnya. Anda juga bisa menggunakan beberapa
kardus kotak kosong yang anak bisa mainkan dengan cara menumpuknya ke
atas atau memasukkan kotak kardus kecil ke kardus kotak besar dan
memasukkannya ke kardus kotak yang lebih besar dan seterusnya.
:: 7. Susun balok kayu dan lego
Permainan menyusun balok-balok kayu dan lego menjadi sebuah bangunan ,
jembatan, rumah dan lain sebagainya dapat merangsang motorik halus
anak, melatih konsentrasi sekaligus melatih anak untuk memecahkan
masalah.
Pilih balok-balok kayu dengan warna-warna menyolok. Temani balita Anda
dalam bermain dan bantu ia menyusun legonya menjadi satu benda. Sambil
bermain dengan si kecil, orang tua juga dapat mengenalkan nama-nama
warna kepada anak dan meminta anak untuk mengelompokkan satu warna
tertentu.
:: 8. Menggambar, mewarnai, melipat, mengelem kertas
Alat yang dibutuhkan hanyalah buku mewarnai dan pensil-pensil warna.
Bila Anda memilih memberikan crayon ke anak, pilih crayon yang tidak
mengandung racun dan pastikan balita tidak memasukkan crayon ke dalam
mulutnya.
Minta anak untuk menggambar benda apa saja yang disukainya. Untuk
kegiatan mewarnai, minta anak untuk mewarnai gambar dengan hati-hati
agar tidak keluar garis gambarnya. Selalu dampingi dan bantu anak ketika
mengelem dan melipat kertas menjadi berbagai macam bentuk yang menarik.
Anda juga bisa meminta anak untuk menggambar dengan mengikuti bentuk
benda yang Anda berikan.
Misalnya mulut gelas plastiknya untuk mendapat bentuk lingkaran dan
menggunakan balok kayu mainannya untuk mendapat bentuk bujur sangkar. Menggambar, mewarnai, melipat, mengelem kertas dapat merangsang motorik
halus anak dan melatih daya konsentrasinya. Anda bisa memajang hasil
karya Anak dikamar tidur anak agar ia merasa senang dan bangga.
:: 9. Mengenakan pakaian dan sepatu
Permainan ini dapat melatih kecekatan balita dalam mengenakan pakaian
dan sepatunya sendiri sehingga melatih mereka menjadi anak-anak yang
mandiri. Pemenang lomba adalah anak yang paling cepat selesai dan dengan
baik bisa mengenakan pakaian dan sepatunya sendiri.
:: 10. Kursi musik
Untuk melakukan permainan ini dibutuhkan beberapa kursi dan musik yang
diputar. Kurangi satu kursi dari jumlah anak yang akan bermain, jadi
misalnya ada 10 anak sediakan hanya 9 kursi.
Persilahkan anak untuk berlari-lari kecil di sekitar kursi ketika musik
diputar dan ketika musik dihentikan secara mendadak anak-anak akan
berusaha mencari kursi dan mendudukinya. Balita yang tidak mendapat
kursi bisa keluar dari permainan dan permainan dilanjutkan kembali
sampai didapat satu pemenang. Permainan ini bermanfaat untuk melatih
ketrampilan motorik kasar anak.
Jangan lupa Share sama Saudara atau teman Sista yang lain
ya. Semoga bermanfaat untuk Anda semua ya Sista :)
TIPS AJARKAN ANAK BELAJAR SAMBIL BERMAIN
Reviewed by plasa busana
on
November 03, 2014
Rating:
Reviewed by plasa busana
on
November 03, 2014
Rating:



Tidak ada komentar: